Ratusan Siswa Terlantar
BENGKONG (HK) - Suasana di SD Negeri 007 Bengkong mendadak gaduh, Selasa (8/10) siang.
Ratusan siswa di sekolah tersebut tidak belajar, gara-gara seluruh guru melakukan mogok mengajar. Tindakan tersebut sebagai bentuk protes mereka kepada Kepala Sekolah (Kepsek) yang telah melecehkan mereka di hadapan siswa.
Kejadian itu bermula ketika Kepsek, Eka Dewi Nursanti menegur pada guru sesaat setelah upacara bendera dilakukan Senin (7/10). Teguran tersebut membuat guru malu, karena merasa dilecehkan.
" Kami benar-benar dilecehkan, ditegur bahkan dibentak-bentak di depan ratusan murid," ungkap salah seorang guru, Hertaty yang mewakili kekesalan rekan-rekannya, kemarin.
Padahal, menurut guru yang sehari-hari dipanggil Bu Tati ini, kemarahan Kepsek hanya dipicu oleh masalah kecil. Dimana kepsek protes dengan pelaksanaan upacara bendera yang tidak sesuai keinginannya.
Merasa dilecehkan dan dipermalukan, pada Senin (7/10) siang selepas mengajar, para guru di SDN 007 mendatangi Pemko Batam untuk mengadukan yang dialaminya ke Wawako Rudi. Namun sayang, mereka tidak berjumpa dengan Rudi karena di waktu bersamaan Plt Walikota itu sedang menangani demo warga Tanjunguma di BP Batam.
Tak putus asa, hari ini (Selasa,red) mereka kembali mendatangi Pemko Batam, dan dia sempat dijumpai Rudi. Rudi kemudian memerintahkan para guru kembali ke sekolahnya, dan mengutus Kabid Dikdas, Rustam untuk turun langsung ke lapangan dan mengecek apa yang terjadinya.
Karena itulah, semua murid sejak pagi hingga pulang sekolah tak ada belajar. Para siswa asyik bermain. "Kami tidak belajar Om, guru kami lagi rapat," ujar salah satu murid kelas VI SDN 007 Bengkong.
Dengan alasan untuk ketenangan, Disdik melalui Kabid Dikdas, Rustam menegaskan bahwa untuk sementara mereka akan menempatkan pengawas di Sekolah itu, sementara sang Kepsek ditarik dulu ke Disdik untuk dilakukan pembinaan.
" Untuk sementara kita tempatkan pengawas, dan Kepseknya kita bawa ke Disdik," tegas Rustam usai melakukan pertemuan tertutup dengan para guru di ruang majelis guru SDN 007 Bengkong.
Menurut dia, atas kondisi ini pihaknya merasa perlu melakukan pengawasan dan pembinaan atas sikap para pendidik, terutama Kepsek. Karenanya dilakukan diklat dan pelatihan.
" Kami hanya bisa melakukan pembinaan, urusan pindah memindah itu ada di tangan Walikota," ungkapnya.
Sementara Kepsek SD 007 Bengkong Eka Dewi Nursyanti mengakui bahwa ia memberikan pengarahan ke guru-guru, karena sudah sering kali lalai dalam pelaksanaan upacara bendera.
" Saya sudah sering memberikan briefing, tapi selalu saja salah," ujarnya kecewa.
Jangan Korban Murid
Karena mendapat laporan dari salah seorang wali murid atas kasus tersebut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Udin P Sihaloho Batam turun langsung melakukan sidak ke SD Negeri 007 Bengkong.
" Saya tak mau anak murid jadi korban, makanya kita turun langsung ke lapangan," ungkap Udin P Sihaloho yang ditemui Selasa (8/10).
Namun disayangkan, saat tiba di ruang pertemuan guru, Kabid Dikdas Disdik Batam, Kepala Sekolah dan Komite Sekolah menolak kedatangan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam, Udin P Sihaloho dengan alasan mereka sedang pertemuan internal.
Akibatnya, peran mulut tak terhindarkan pihak sekolah dengan Udin P Sihaloho. Pasalnya, pihak sekolah bersikukuh bahwa apa yang terjadi di sekolah mereka merupakan persaoalan internal dan bukan urusan DPRD Batam.
" Tidak ada urusan Dewan disini, ini persoalan kami," ujar Ketua Komite SDN 007 Bengkong, Teguh Sunaryanto
Tak ingin terpancing, Udin memberikan penjelasan bahwa ia sedang menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dari Komisi yang menangani bidang pendidikan.
Tapi sayang, berkali-kali Udin memberikan penjelasan tetap saja ditolak, lagi-lagi alasan masalah yang dibahas adalah persoalan internal sekolah menjadi tameng.
" Lucunya kenapa kami tak boleh ikut pertemuan, padahal sudah jelas-jelas murid dikorbankan," geram Udin.
Bahkan pihak Komite Sekolah mempertanyakan keberadaan wartawan. Menurutnya, tanpa Udin P Sihaloho, para wartawan tidak akan turun. Spontan saja kondisi tersebut membuat gaduh karena para wartawan yang niatannya meliput justeru dituduh macam-macam.
Suasana kemudian reda setelah pihak Komite Sekolah meminta maaf kepada Udin dan juga ke para awak media yang hadir.
Menanggapi persoalan di SDN 007 Bengkong, Kadisdik Batam Muslim bin Bidin mengatakan bahwa ia sudah memanggil Kepsek dan akan meminta konfirmasi langsung atas terhambatnya proses belajar mengajar di sana.
" Kita akan mintakan penjelasan, kalau memang salah jangankan mutasi, pecatpun bisa kita lakukan," ujar Muslim singkat. (ays)
Mari Bergabung Bersama Kami di suksestoto,com , Kami Salah Satu Bandar Togel online Terbesar yang sudah lama bergerak di bidangnya,dengan 8 Pasaran
BalasHapusNegara Yang bisa anda pilih, dan menjadi jutawan. ayok nunggu apa lagi mari kita ramai kan suksestoto.com.